Bandung Creative Movement 2014 diselenggarakan pada 10-11 November 2014 di Telkom University, School of Creative Industry.

Kali ini saya mendapatkan sebuah kehormatan dari pihak Telkom University diundang sebagai moderator sesi “Local Creative Communities Heroes” dan waktu yang tepat dalam memperingati Hari Pahlawan. Pembicara yang hadir dalam sesi ini adalah para pelaku industri kreatif yang memiliki kontribusi terhadap masyarakat di tingkat lokal hingga internasional.

Ketiga pembicara tersebut adalah bapak Irvan Noe’man: ITB IASR Chairman, Indonesian Power, BD+A, Ria Papermoon: Artistic Director and Founder of Papermoon Puppet Theatre, dan Phaerly Maviec Musadi Ratulangie dari Founder of Parental Advisory Baby Clothing.

Pak Irvan Noe’man mempresentasikan konsep pengembangan komunitas kreatif di Internasional dan bagaimana implementasinya di Indonesia melalui konsep 3C yaitu Connecting, Collaborate, dan Commerce/Celebrate. Mbak Ria dari Papermoon berbagi pengalaman tentang pengalamannya sebagai “dalang” di teater boneka yang ia geluti bersama suaminya. Teater boneka ini mendapatkan respon positif dari masyarakat nasional dan internasional karena pesan moral yang disajikan lewat teater ini berusaha menyentuh hati secara emosional untuk para penikmatnya.

Sedangkan dibagian akhir dari sesi Local Creative Communities Heroes ditutup oleh Kang Ompei dengan mempresentasikan konsep parental baby clothing. Misi dari Kang Ompei adalah menjembatani gap antara generasi “muda” dengan generasi “tua” lewat jalur kreatif, yaitu clothing dan berbagai event kreatif.

Saya pribadi sangat beruntung bisa hadir sebagai moderator dan belajar banyak dari para tokoh kreatif yang inspiratif. Dan berharap para peserta Bandung Creative Movement 2014 bisa belajar dari mereka dan menjadi The NEXT Local Creative Communities Heroes!

Share:
Written by Adhicipta R. Wirawan
Founder & CEO Mechanimotion. Contact me: kontak@adhicipta.com