• deviantart
  • facebook
  • google
  • linkedin
  • pinterest
  • soundcloud
  • twitter
Berbagi Pengalaman Game Development di UKSW

Berbagi Pengalaman Game Development di UKSW

Berbagi Pengalaman Game Development di UKSW (Universitas Kristen Satya Wacana) adalah sebuah universitas swasta tertua di Indonesia, terletak di Salatiga, Jawa Tengah.

Pada hari Kamis, 3 Maret 2016 saya mendapat kesempatan untuk menjadi nara sumber di rangkaian kegiatan kompetisi dan seminar “The Rise of PC Game Maker” yang diadakan oleh mahasiswa D3 Teknik Informatika UKSW. Bagi saya, hadir di UKSW adalah sebuah kehormatan dan menjadi pengalaman pertama berada di kota ini. Dari Surabaya saya menggunakan maskapai Garuda Indonesia pada sore hari dan tiba di Semarang sekitar jam 4 sore. Saat itu saya sudah dijemput 3 orang mahasiswa UKSW dan mereka sangat ramah serta santun.

Perjalanan dari Semarang ke Salatiga ditempuh kurang lebih 1 jam. Selama perjalanan diiringi musik vocaloid :) Dan saat itu terdengar lantuan Hatsune Miku membawakan “Venus di Ujung Jari”, saya langsung teringat proyek IP “The Adventures of Wanara” yang pernah saya kerjakan pada 2012-2013. Jadi agak “baper” saat dengerin lagu ini.

Tiba di Salatiga sekitar jam 18.30 dan saya langsung diantar ke penginapan “Laras Asri Resort dan Spa”. Tempatnya bergaya tradisional jawa dan sangat nyaman. Saya hanya beristirahat sebentar untuk mandi dan sholat, karena telah ditunggu makan malam bersama seluruh panitia acara. Satu hal istimewa yang saya alami saat di kamar hotel adalah mendapatkan email konfirmasi dari pihak Square-Enix Collective, bahwa game kami Orbiz lolos tahap seleksi pihak intern Square-Enix. Berita gembira ini membuat saya makin bersemangat untuk acara malam ramah tamah.

Ramah tamah bersama para mahasiswa sangat berkesan dan menyenangkan. Jujur aja baru pertama kali saya disambut panitia dalam jumlah besar sekitar 30 orang. Yang saya perhatikan para panitia acara ini banyak berasal dari luar kota dan luar pulau serta dari berbagai latar belakang agama. Seakan-akan saya melihat miniatur Indonesia :) dan mereka bisa bekerja sama dengan baik tanpa sekat.

Setelah makan malam saya kembali ke penginapan diantar oleh panitia. Saya memeriksa kembali kelengkapan materi presentasi untuk keesokan hari. Setelah itu saya beristirahat. Sekitar jam 3 pagi saya sudah terbangun, lalu menunggu adzan Subuh sambil membaca ulang materi presentasi.

Dari meja kerja di kamar hotel saya nonton HBO, saat itu film yang diputar adalah Astronaut’s Wife yang dibintangi oleh Johnny Depp. Sebuah film fiksi dan berbau suspense ini diputar pada tahun 1999 dimana saat itu saya masih duduk di bangku kuliah.

Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 6 pagi, saya segera bersiap-siap untuk dijemput oleh panitia. Rupanya panitia datang lebih awal saat menjemput saya, yaitu sekitar jam 7.30. Lalu kami sarapan pagi bersama di hotel dan saya segera check out.

Lokasi seminar berada di dalam kampus UKSW, suasananya sangat asri dan nyaman. Saya kemudian dijemput oleh panitia. Sekali lagi, luar biasa sekali ramah tamah dari para panitia UKSW ini. Kami langsung bergegas ke ruang Auditorium FTI di lantai paling atas.

Acara dibuka oleh bapak Direktur Program Dr. Dharma Putra Palekahelu, M.Pd, beliau menyambut saya dengan ramah. Dalam sambutan tersebut ada beberapa point penting yang saya catat, yaitu di UKSW para mahasiswa menempuh sekitar 120 SKS di program studi yang ia tempuh, dan sisanya mengambil mata kuliah di program studi yang lain. Selain itu saat ini UKSW telah bekerja sama dengan beberapa perusahaan untuk program magang, sebagai proses “validasi” kualitas dari calon lulusannya bagi dunia industri. Pak Dharma tidak ingin perusahaan  saat menerima mahasiswa UKSW seperti “beli kucing dalam karung” begitu analogi yang beliau sampaikan saat pembukaan.

Pagi hari itu saya mengisi 2 sesi, sesi pertama yaitu pemaparan tentang  pemasaran industri game dan sesi kedua demo 3D modeling character untuk game. Kurang lebih saya mengisi sesi seminar sekitar 2,5 jam dan tidak termasuk tanya-jawab. Seminar kali ini lebih banyak sharing tentang roadmap dari game Orbiz dari awal hingga masuk tahap proses seleksi dengan pihak Square-Enix Collective. Harapannya makin banyak game developer indie Indonesia yang bisa ikut berkiprah di internasional.

Sesi ketiga setelah ISHOMA dilanjutkan dengan presentasi finalis lomba game, ada 3 game yang lolos sebagai finalis, 2 dari perguruan tinggi dan 1 dari SMK. Salah satu juri kompetisi ini adalah pak Jasson Prestiliano, CEO & Founder at Enthrean Guardian dan Lecturer di Universitas Kristen Satya Wacana.

Setelah sesi presentasi dilanjutkan dengan sesi uji coba game dan pengumuman hasil lomba. Pemenang pertama kompetisi game ini diraih oleh SMK Bagimu Negriku Semarang.

Setelah pengumuman saya bergegas untuk kembali ke Surabaya. Sebelum berpamitan, pihak panitia memberikan cinderamata dan oleh-oleh ^_^ Saya berharap suatu saat bisa kembali ke UKSW untuk kembali berbagi ilmu serta pengalaman.

Founder & CEO PT Mekanima Inspira Nagara: http://AnimotionAcademy.com http://Mechanimotion.com Contact me: adhi@mechanimotion.com

Leave a reply

Hide me
Dapatkan UPDATE Seputar Industri Kreatif!
Enter your email address:
Show me
Build an optin email list in WordPress [Free Software]