• deviantart
  • facebook
  • google
  • linkedin
  • pinterest
  • soundcloud
  • twitter
Tip Membangun Komunitas Board Game

Tip Membangun Komunitas Board Game

Tip Membangun Komunitas Board Game di Kota menjadi sangat penting bagi sebagian orang.

Saya beberapa kali ditanya oleh beberapa pegiat board game bagaimana mengembangkan komunitas yang kompak dan terus berkembang. Saya sendiri bukan satu-satunya yang menggerakkan komunitas board game di Surabaya, sebelumnya sudah ada beberapa komunitas kecil yang sudah lama cukup aktif bermain board game. Perkembangan yang pesat dalam 1 tahun terakhir (2015) salah satunya dipicu dengan adanya event kompetisi nasional Board Game Challenge yang diadakan oleh Kompas dan Kummara.

Berdasarkan pengalaman sejak 2015 membentuk komunitas board game yaitu Papan Dolanan Arek Suroboyo atau disingkat PADAS (https://www.facebook.com/groups/PADAS.papan.dolanan.arek.suroboyo/) dapat ditarik kesimpulan yang semoga bisa bermanfaat sebagai tip bagi rekan-rekan yang ingin “menghidupkan” komunitas board game di kota masing-masing.

1. Bangun Kepercayaan

Setiap bentuk perkumpulan mulai dari komunitas hingga perusahaan selalu diawali dari sebuah kepercayaan. Kepercayaan dari orang disekitar, kelompok yang sudah ada dapat dibangun melalui beberapa aspek. Berdasarkan pengalaman saya kepercayaan ini dapat dibentuk dari:

  • Semangat berbagi ilmu yang bermanfaat. Ilmu yang dibagikan dapat disebarkan melalui event berbagi, artikel online dan lain-lain. Dengan berbagi ilmu akan menunjukkan kompetensi kita sebagai pegiat. Jangan pernah malu atau takut berbagi ilmu serta jauhkan persepsi bahwa ilmu kita tidak bermanfaat atau terlalu sederhana.
  • Prestasi di bidangnya. Memiliki prestasi memang memiliki point plus untuk membangun persepsi positif terhadap komunitas yang kita bangun. Sebab setiap orang tentu ingin memanfaatkan waktu yang dimiliki untuk mendapatkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya dan komunitasnya. Prestasi ini bukan sekadar menjadi finalis atau juara dalam sebuah kompetisi tapi prestasi juga bisa dibangun dari menciptakan karya yang inovatif dan bermanfaat yang diakui oleh masyarakat.

2. Event Offline yang Konsisten

Pada mulanya acara offline PADAS hanya diikuti 3-5 orang saja sejak pertengahan 2015. Namun kami selalu melakukannya secara rutin setiap minggu.

Tip Membangun Komunitas Board Game

Lokasi kami berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Manfaat membangun event offline yang konsisten adalah:

  • Setiap orang akan bertahap mengikuti semua kegiatan yang rutin. Bisa saja minggu ini ia tidak hadir tapi dilain waktu dia bisa hadir karena acara telah dilakukan secara rutin.
  • Seleksi alam bagi para relawan sebab dalam komunitas tidak ada ikatan apapun saat bergabung. Sejak awal hingga saat ini relawan inti PADAS hanya 3-5 orang saja, yang lainnya silih berganti muncul dan menghilang karena kesibukan dan ketidakcocokan minat di board game.

3. Kolaborasi dengan Komunitas lain

Untuk sebuah komunitas baru sangat penting untuk berkolaborasi dengan komunitas yang lebih dulu ada. Ciptakan manfaat bagi komunitas lain dan lakukan kolaborasi secara bertahap. PADAS sendiri telah berkolaborasi dengan beberapa komunitas seperti Surabaya Creative Network atau SCN dan Game Developer Arek Suroboyo (GADAS). Dengan adanya kolaborasi ini bisa terjadi cross promotion dan pertukaran anggota baru.

4. Ciptakan Keberlanjutan Generasi

Sering kali komunitas bergantung pada sosok tertentu yang “mendominasi” komunitas tersebut. Sejak awal berdiri memang akan ada dominasi karena komunitas masih kecil dan harus dikembangkan. Namun dengan bertambahnya anggota dan makin banyaknya aktivitas dalam komunitas, maka harus dimulai regenerasi dengan mendelegasikan beberapa aktivitas kepada anggota komunitas yang dinilai cukup loyal dan konsisten.

5. Pilih Tempat dan Waktu Kumpul yang Tepat

Kesalahan terbesar beberapa komunitas adalah tanpa menyadari siapa target komunitasnya. Board game banyak digemari kalangan pendidik dan keluarga dengan segmentasi kelompok menengah ke atas. Perlu dipahami bahwa rata-rata harga board game di atas Rp 150 ribu sehingga jangan buat acara yang tidak sesuai target. Selain itu hindari lokasi yang bersifat tertutup serta eksklusive seperti lokasi kampus, sekolah, dan perkantoran.

Tip Membangun Komunitas Board Game

Awal mulanya PADAS diselenggarakan di fasilitas milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan JATIM. Namun setelah kami evaluasi, lokasinya jauh menjangkau target pemain board game. Sehingga akhirnya kami memilih pindah lokasi di CARL’S Junior Kertajaya. Lokasi ini sangat mudah dijangkau dan bersifat “terbuka” untuk umum. Setiap orang dapat datang ke tempat ini 24 jam. Selain itu banyak pelajar dan mahasiswa serta kalangan menengah atas yang makan di tempat ini.

Saat ini masyarakat yang tertarik bergabung secara online di group PADAS sekitar 190 orang dan setiap awal bulan berkumpul kurang lebih rata-rata 50 orang di event berbayar bernama DINO DOLANAN Board Game. Hal ini yang akhirnya membuat komunitas PADAS merintis event yang lebih besar bernama SUBOGAMA atau Surabaya Board Game Market (https://www.facebook.com/surabayaboardgamemarket) yang akan pertama kali dilaksanakan di Ciputra World Surabaya yaitu sebuah Mall dengan segmen menengah atas.

Tip Membangun Komunitas Board Game

Jika ada pendapat dan masukan terkait Tip Membangun Komunitas Board Game silahkan sampaikan di bagian bawah artikel ini. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Founder & CEO PT Mekanima Inspira Nagara: http://AnimotionAcademy.com http://Mechanimotion.com Contact me: adhi@mechanimotion.com

Leave a reply

Hide me
Dapatkan UPDATE Seputar Industri Kreatif!
Enter your email address:
Show me
Build an optin email list in WordPress [Free Software]